Search Results for: jam kerja karyawan

Siklus Jam Kerja Karyawan

jam kerja

Menjadi seorang karyawan merupakan keputusan untuk menjadikan hidup bagaikan sebuah siklus. Tentu saja hal ini sangat berbeda dengan menjadi seorang pengusaha yang memiliki jam kerja cukup fluktuatif. Pada beberapa orang dapat menyesuaikan diri untuk berkomitmen kepada siklus yang sifatnya rutin. Namun sebaliknya, beberapa ada yang tidak bisa. Artikel kali ini akan membahas bagaimana aktivitas karyawan pada jam-jam tertentu secara umum. Dengan demikian, nantinya bertujuan untuk memberikan gambaran bagi rekan-rekan yang belum memiliki gambaran di dunia kerja.

Read more

Incoming search terms:

jam kerja hrd,kegiatan karyawan di pagi

Menjadi Karyawan yang Peduli Pajak, Cari Tahu Mengenai PPh 21 (Bagian 1)

Sudah dapat dipastikan, sebagai seorang karyawan, Anda tentu saja akan memperoleh gaji setiap bulannya sebagai bentuk apresiasi perusahaan terhadap setiap karya yang sudah Anda berikan untuk perusahaan. Namun demikian, sudah tahukah Anda bahwa dibalik gaji yang diterima setiap bulannya menyimpan tanggung jawab besar kepada negara? Ya, tanggung jawab tersebut adalah PPh 21. Jika mencermati slip gaji yang Anda terima, biasanya ada keterangan PPh 21. Selain itu, bagi Anda yang berstatus karyawan dan terdaftar memiliki NPWP, maka Anda berkewajiban untuk melakukan pelaporan SPT setiap tahunnya.

Apakah PPh 21 itu?

Pengertian berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-32/PJ/2015 mengenai PPh 21 atau sering juga disebut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 adalah pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apa pun sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi subyek pajak dalam negeri.

Bagaimana Perhitungannya?

Saat ini Anda tidak perlu pusing untuk melakukan perhitungan PPh 21 secara tepat, karena telah dilakukan secara otomatis. Namun demikian, Anda perlu memahami komponen yang ada di dalamnya berdasarkan PTKP 2016, yaitu sebagai berikut:

  • Penghasilan Bruto (Kotor)

Komponen penyusun penghasilan bruto adalah penghasilan teratur seperti gaji pokok. Selain itu, penghasilan yang tidak teratur (seperti bonus dan THR), BPJS yang ditanggung oleh perusahaan, dan tunjangan PPh 21 yang ditanggung oleh perusahaan.

  • Pengurangan Penghasilan Bruto

Komponen penyusun pengurangan penghasilan bruto adalah biaya jabatan, biaya pensiun, iuran BPJS JHT (Jaminan Hari Tua), jaminan kesehatan, dan jaminan pensiun.

  • PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)

Pada dasarnya, setiap wajib pajak memiliki kesempatan terkait dengan penghasilah tidak kena pajak. Hal ini berdasarkan status pernikahan dan jumlah tanggungannya. Jadi, jika Anda adalah suami dan istri yang masing-masing bekerja dan memiliki penghasilan, maka Anda hanya boleh memiliki 1 NPWP saja. Untuk tarif PTKP yang telah diperbaharui oleh pemerintah dapat Anda cek melalui peraturan DIrektur Jenderal Pajak No. PER-16/PJ/2016

Tiga poin di atas merupakan hal-hal yang harus Anda cermati. Saat ini Anda tidak perlu bingung karena sudah banyak software yang mempermudah perhitungan pajak. Bahkan, ketika tiba waktunya melaporkan SPT, Anda tinggal mengisi form secara online seperti yang disediakan oleh Dirjen Pajak.

Siapa Sajakah Peserta Wajib Pajak PPh 21?

Peserta wajib pajak PPh 21 sudah pasti seseorang yang bekerja dan menerima penghasilan. Terdapat 6 kategori wajib pajak antara lain pegawai, bukan pegawai, penerima pensiun dan pesangon, anggota dewan komisaris, mantan pegawai dan peserta kegiatan. Untuk lebih jelasnya, dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. Pegawai
  2. Penerima uang pesangon, pensiun, tunjangan hari tua, atau jaminan hari tua, dan hal-hal yang menyerupai bentuk uang tersebut.
  3. Wajib pajak PPh 21 kategori bukan pegawai yang menerima atau memperoleh penghasilan sehubungan dengan pemberian jasa, seperti dokter, fotografer, model, pemain film, arsitek, pengacara, dan lain-lain.
  4. Anggota dewan komisaris atau dewan pengawas tidak merangkap sebagai Pegawai Tetap pada perusahaan yang sama. Misalnya saja dalam sebuah perusahaan keluarga pak Seto menjadi direktur di perusahaan X. Namun di perusahaan adiknya, perusahaan Z, pak Seto juga memiliki andil meskipun tidak sebagai direktur. Dengan demikian penghasilan pak Seto wajib dikenai PPh 21.
  5. Mantan Pegawai
  6. Kategori peserta kegiatan yang menerima atau memperoleh penghasilan sehubungan dengan keikutsertaannya dalam suatu kegiatan, sebagai contoh peserta lomba yang menang, peserta rapat, peserta pelatihan, dan sebagainya.

Jadi dengan 6 kategori tersebut, tentu saja Anda dapat lebih mudah mencermati termasuk dalam kategori apakah penghasilan Anda. Cermati kembali slip gaji yang Anda terima, untuk melihat potongan PPh 21 yang dilakukan oleh perusahaan. Jangan malu bertanya kepada bagian yang berwenang. Jika Anda bukan seorang pegawai, cari tahu lebih lanjut Anda termasuk dalam kategori peserta wajib pajak yang mana, dan memiliki rentang penghasilan berapa, sehingga Anda dikenai perhitungan pajak yang seperti apa.

Incoming search terms:

free download software payroll dan pph21

Banyak Saingan Kerja? Siapa Takut!

Berhasil menempati posisi incaran di perusahaan impian membuat Dinda merasa puas dan bahagia. Rasa-rasanya, semua rencana hidup yang sudah disusunnya bakalan berjalan dengan sempurna. Karier yang bergengsi dengan gaji yang memuaskan merupakan jaminan untuk kualitas hidup yang tinggi. Sayangnya, kepuasan yang dirasakan Dinda merupakan kepuasan semu karena setelah beberapa bulan, dia mulai merasa khawatir tentang posisinya. Ada banyak karyawan lain yang juga memiliki impian seperti dia dulu. Kenyataannya memang selama kita masih bekerja pada orang lain, selalu ada kemungkinan kehilangan pekerjaan entah karena dimutasi ke bagian lain, diberhentikan atau mengundurkan diri.

Sebenarnya, ketika kita berada dalam posisi yang “tidak aman”, kita mempunyai 2 pilihan bersikap. Pertama, fokus pada pesaing. Dalam hal ini, kita membuat pesaing kita seolah-olah tidak memiliki kompetensi dengan tujuan menghilangkan ketidakamanan. Contohnya, menyabotase pekerjaan dan menyerang pribadi teman kerja. Ini merupakan cara paling cepat untuk mengamankan pekerjaan. Namun, karena biasanya bersifat destruktif, hasilnya bukan hanya merusak kualitas hubungan kerja dengan teman sejawat tapi juga beresiko pada posisi yang kita sendiri.

[Read more…]

Incoming search terms:

ketika saingan bekerja

Training & Development untuk Karyawan Baru

employees-training-and-development

Karyawan baru, merupakan sumber daya manusia yang baru bergabung dalam sebuah perusahaan. Mari kita ibaratkan karyawan baru seperti bayi yang baru saja lahir dan membutuhkan fasilitas dan media untuk belajar. Karyawan yang baru bergabung tentu saja sudah memiliki potensi yang sesuai dengan jabatan dimana Ia ditempatkan, tinggal bagaimana perusahaan nantinya membina karyawan tersebut.

Read more

Incoming search terms:

undangan pembekalan/pemantahan/karyawan/baru,materi training karyawan retail,materi training karyawan baru,judul training untuk karyawan,contoh skenario training and development,contoh pelatihan karyawan untuk pekerjaan baru,contoh materi training untuk karyawan baru,contoh materi training karyawan baru,contoh materi pelatihan karyawan,artikel motivasi kerja bagian people development

Kapan Harus Dilakukan Team Building

teambuilding_cartoon

Pada dasarnya, team building bukan merupakan sebuah keharusan yang harus dilakukan oleh perusahaan. Perlu ditinjau kembali sebelum mengadakan kegiatan team building. Pada artikel kali ini akan membahas mengenai kapan harus dilakukan team building? Sebelum saya menjawab, tentu saja saya akan mengajukan beberapa pertanyaan yang harus Anda jawab, mulai dari bagaimana suasana tempat kerja, seberapa banyak munculnya pelanggaran yang telah dilakukan oleh karyawan, target-target kerja apa saja yang akan dicapai, hingga hal apa saja yang sedang direncanakan oleh perusahaan untuk langkah kedepannya. Cukup kompleks bukan?
Read mode

Gaji Bulanan, Kemana Larinya?

naik-gaji

Jika kita mengamati fenomena yang ada saat awal bulan adalah rata-rata para penghasilan dari para karyawan hanya bertahan selama tujuh hari saja. Minggu berikutnya, beberapa di antara mereka sudah mulai mengeluh tidak punya uang. Fenomena berikutnya, ketika menginjak minggu terakhir, beberapa di antara mereka mulai mencari pinjaman kesana dan kesini. Lebih uniknya lagi, beberapa karyawan wanita mulai “menyekolahkan” perhiasan yang dimiliki. Padahal, jika ditelusuri lebih jauh lagi siklus tersebut bagaikan lingkaran setan, dan berdampak gaji yang diterima pun hanya “numpang lewat”.
Read more

7 Tips Melejitkan Potensi Bawahan

analisis-kompetitor

Setiap manusia, setiap orang, pasti mengalami proses belajar. Sebagai seorang karyawan, tentu saja ketika Ia bergabung di sebuah perusahaan tidak langsung menjadi ahli pada bidang pekerjaannya. Mereka mengawali melalui proses training, evaluasi, pengangkatan, penilaian kinerja, coaching, dan segala proses lainnya. Saat melewati setiap proses tersebutlah seorang karyawan belajar mengenai tugas dan tanggung jawabnya. Dengan diimbangi arahan oleh atasan, karyawan yang berpotensi tentu saja dapat memberikan hasil kerja yang memuaskan.

Read more

Rekruitmen dan Seleksi

rekruitment

Dapat dipastikan setiap perusahaan melakukan proses rekruitmen dan seleksi. Hal ini terkait dengan kebutuhan perusahaan untuk menempatkan karyawannya di tempat yang tepat. Rekruitmen merupakan proses untuk memilih berbagai sumber dari calon karyawan potensial dan usaha untuk menariknya agar bersedia masuk menjadi bagian dari perusahaan. Sedangkan proses seleksi merupakan serangkaian proses untuk memilih pelamar kerja yang memenuhi standar evaluasi tertentu guna dipekerjakan dan menerima kompensasi. Kedua proses tersebut memiliki keterkaitan erat. Ibaratnya jika saya memberikan gambaran, rekruitmen adalah proses mencari kandidat, mengumpulkan para pelamar. Sedangkan proses selanjutnya adalah seleksi yaitu melakukan pemilihan dari kandidat yang sudah mengajukan lamaran kepada perusahaan untuk memperoleh the right man in the right place.
Read more